NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Sandiaga: Perlu Rp200 Triliun Atasi Dampak Ekonomi akibat Corona

Kamis, 26 Maret 2020 | 19:10 WIB
Oleh : Lilis Khalisotussurur, Anwar Sadat,
Foto :
  • Istimewa
Sandiaga Uno

VIVAnews – Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah Indonesia membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun untuk menanggulangi dampak ekonomi dari virus Corona atau Covid-19. Meski bukan jumlah yang sedikit, namun itu diperlukan untuk memberikan beragam stimulus ke beragam sektor dunia usaha. 

"Untuk ekonomi, saya berpikir paket kebijakan yang cocok ini mungkin bisa melihat angka sekitar Rp200 triliun yang diperlukan secara keseluruhan di luar dari paket penanggulangan Covid-19," kata Sandiaga, Kamis 26 Maret 2020.

Menurut Sandi, jumlah uang tersebut tidak termasuk dalam penanganan virus Corona, seperti anggaran kesehatan dan medis. Mantan wakil gubernur DKI ini, mengklasifikasi ke dalam empat tahap stimulus dengan masing-masing Rp50 triliun.

Pertama sebanyak 25 persen atau sekitar Rp50 triliun harus segera dicairkan untuk masyarakat yang paling terdampak. 

Untuk tahap kedua, Sandi menyarankan 25 persen bisa diarahkan ke sektor informal, pekerja harian, UMKM sekitar Rp50 triliun. Pemerintah bisa menggunakan basis data terpadu untuk menerapkan kebijakan ini.

"Saya mendukung jika dari Rp200 triliun, seperempat bisa langsung diarahkan pakai basis data terpadu ditujukan ke kelompok masyarakat terbawah, UMKM bisa disentuh dengan Rp50 triliun paket ekonomi," tuturnya.

Sandi juga menyarankan agar pemerintah mengalokasikan dana sebesar 25 persen untuk bantuan kepada masyarakat yang kehilangan kerja atau belum dapat kerja. Kemudian, dia juga menyarankan agar pemerintah membantu sektor keuangan.

"Terakhir bantuan sektor keuangan yang juga diperlukan karena banyak perbankan, perusahaan alami kesulitan karena masyarakat hadapi Covid-19 kesulitan bayar cicilan, termasuk tagihan listrik dan telepon," ujarnya.

Topik Terkait
Terbaru