NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Melonjak Jadi 41 Orang

Sabtu, 25 Januari 2020 | 14:59 WIB
Oleh : Daurina Lestari, Dinia Adrianjara,
Foto :
  • Sumber BBC
Virus Corona menyebar dari China. (ilustrasi)

VIVAnews – Wabah virus mematikan di China kini telah menewaskan sebanyak 41 orang, sementara jumlah kasus orang yang terinfeksi telah melonjak sampai hampir 1.300 orang. Dari semua pasien meninggal dunia, 15 di antaranya terjadi di Kota Wuhan, tempat pertama kali virus yang menyerang saluran pernapasan itu muncul.

Dalam pernyataan terpisah, Komite Kesehatan Nasional mengatakan, setidaknya 444 kasus baru telah ditemukan, sehingga meningkatkan jumlah menjadi 1.287 kasus. Penyakit akibat virus corona itu telah menyebar ke 30 provinsi dan daerah otonom di China.

Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei telah ditutup dalam upaya karantina, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini bertujuan untuk menahan penularan pernapasan mematikan, yang telah menyebar ke beberapa negara lain.

Komisi Kesehatan Hubei juga melaporkan 180 kasus baru secara keseluruhan di provinsi tersebut, 77 di antaranya ada di Wuhan tetapi sebagian besar sisanya tersebar di kota-kota kecil yang terkunci. Sekarang ada 729 kasus di Hubei saja.

Dilansir Channel News Asia, virus corona yang baru diidentifikasi telah menciptakan peringatan, karena masih banyak hal yang belum diketahui, seperti seberapa berbahaya virus tersebut, dan betapa mudahnya menular di antara orang-orang. Virus ini dapat menyebabkan pneumonia, yang telah mematikan dalam beberapa kasus.

Gejalanya meliputi demam, sulit bernapas dan batuk. Sebagian besar kematian terjadi pada pasien usia lanjut, dan banyak dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Virus ini telah menimbulkan kekhawatiran global karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan ratusan orang di seluruh daratan China dan Hong Kong pada tahun 2002 sampai 2003.

Selain China, virus corona juga dilaporkan ditemukan di 10 negara lainnya di Asia, Amerika, Australia dan Eropa. Di Thailand dilaporkan terdapat lima kasus pasien terjangkit virus corona. Prancis menjadi negara pertama di Eropa yang melaporkan ditemukannya virus corona di benua itu. 

Malaysia dan Singapura melaporkan tiga kasus virus corona. Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan Amerika Serikat melaporkan dua kasus corona. Di Australia dan Nepal ditemukan satu kasus corona. (ase)

Topik Terkait
Terbaru