NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Subsidi TransJakarta-MRT Dipotong, Anies: Insya Allah Berjalan Biasa

Selasa, 10 Desember 2019 | 23:22 WIB
Oleh : Hardani Triyoga, Fajar Ginanjar Mukti,
Foto :
  • VIVAnews/ Eduward Ambarita
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Reuni 212.

VIVAnews –  Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjanjikan operasional moda transportasi di Jakarta, yaitu TransJakarta, MRT, juga LRT, berjalan normal di 2020. Menurut Anies, dipastikan tidak ada perubahan termasuk dalam besaran tarif, sekali pun subsidi transportasi dipotong di APBD 2020.

"Insya Allah akan berjalan semuanya, seperti biasa," ujar Anies di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Anies menyampaikan, sekalipun dipotong, DKI sudah membuat kalkulasi operasional ketiga moda di 2020. Pemotongan sendiri dilakukan guna menyiasati proyeksi defisit pada APBD 2020.

"Ini semua (pemotongan subsidi transportasi) sudah ada di dalam perhitungan kami," ujar Anies.

Anies juga mengemukakan, DKI mendorong ketiga operator moda transportasi untuk mengupayakan raihan pendapatan. Hal ini seperti dari iklan yang ditempel di stasiun, halte, atau sarana transportasinya sendiri. 

Menurut dia, hal itu bisa cukup mengurangi ketergantungan operasional ketiga moda dari subsidi APBD.

"Nanti harapannya itu, kepada pengelola, bisa bekerja untuk meningkatkan sumber-sumber pendapatan non-farebox (di luar tiket transportasi)," ujar Anies.

Diketahui, subsidi TransJakarta dipotong dari ajuan Rp4,197 triliun, menjadi Rp3,291 triliun. MRT, dari Rp938,5 miliar menjadi Rp825 miliar.
 
Lalu, LRT dari Rp527,5 miliar menjadi Rp439,6 miliar. Subsidi diproyeksi mencukupi untuk operasional ketiga moda setidaknya hingga Oktober 2020. Kekurangan subsidi, direncanakan diusulkan di APBD Perubahan. (ase)

Topik Terkait
Terbaru