NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Corona Mewabah, Penjual Sate Bagi Sembako ke Ojek Online

Jumat, 3 April 2020 | 00:08 WIB
Oleh : Syahrul Ansyari,
Foto :
  • Istimewa.
Penjual sate bernama Yuda Fajrin membagikan makanan dan sembako ke ojek online.

VIVAnews - Seorang penjual sate di bilangan Jakarta Selatan bernama Yuda Fajrin, tergerak membagikan makan dan sembako gratis kepada para pekerja informal, salah satunya ojek online (ojol) sejak kasus virus corona merebak di Indonesia.

Yuda mengaku sedih melihat dan mendengar keluh kesah ratusan ojol terkait turun drastisnya pendapatan mereka saat ini, sehingga tak jarang mereka harus menahan lapar agar uang makan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah.

Baca juga: Bocah 12 Tahun Pasien PDP Corona di Kalbar Meninggal

"Miris, sedih dan pilu mendengar langsung dari mereka (ojol) yang mengakali sepi order dengan mengurangi porsi makan, agar tetap beri nafkah ke keluarga di rumah. Saya bantu sesuai kemampuan saya," kata Yuda kepada wartawan, Kamis, 2 April 2020.

Awalnya, pada kegiatan pertama tanggal 25 Maret-31 Maret 2020 Yuda sudah membagikan makanan gratis kepada para Ojol yang berada di sekitar tempat usahanya (Satay Kato). Yuda khawatir akan imunitas para ojol di masa pandemi Covid-19, jika mereka mengurangi jumlah porsi makan.

Beberapa rekan sesama pengusaha kecil dan masyarakat yang melihat aksinya, lantas ikut menyumbang dengan mendonasikan sejumlah uang sehingga selain makan gratis, pada kegiatan selanjutnya para ojol juga akan mendapatkan paket sembako dan santunan uang dengan kriteria usia tertentu.

"Alhamdulillah uang tunai hasil donasi terkumpul pada kegiatan pertama berjumlah Rp52.261.000. Hingga hari ini, sudah 4068 nasi box sudah dibagikan kepada ribuan ojol di Jakarta, Semarang dan Yogyakarta. Untuk kegiatan kedua ojol yang berusia di bawah 50 tahun dapat makan gratis. Sementara usia di atas 50 tahun ditambahkan pemberian paket sembako dan sejumlah uang," kata Yuda.

Rencananya, aksi sosial ini akan terus dilakukan oleh Yuda selama mewabahnya pandemi Covid-19, dan kegiatan kedua akan dilakukan serentak 6-10 April 2020 di sejumlah kota antara lain Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang dan Yogyakarta, dengan tagar #berjuangbersamaojol.

Sebagai anak muda yang baru merintis usaha sebagai pengusaha kecil, Yuda meminta kepada semua pihak untuk tidak memantik polemik terkait usaha seluruh komponen bangsa dalam memerangi penyebaran pandemi Covid-19. Apalagi, akhir-akhir ini ada yang mencoba membuat opini agar terkesan pemerintah pusat tidak selaras dengan pemerintah daerah dalam menangani penyebaran pandemi Covid-19.

"Mohon jangan buat gaduh. Do something dalam bentuk nyata, bukan opini untuk melecut polemik di tengah masyarakat. Minimal stay di rumah saja," katanya.

Topik Terkait
Terbaru