NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Anies Ungkap Delapan Sektor yang Beroperasi Saat PSBB

Selasa, 7 April 2020 | 23:15 WIB
Oleh : Arinto Tri Wibowo, Fajar Ginanjar Mukti,
Foto :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Gubernur DKI Anies Baswedan

VIVAnews – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengungkap delapan sektor di ibu kota yang terus beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Anies yang juga mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, kedelapan sektor itu yaitu, pangan, energi, komunikasi, keuangan-perbankan, logistik-distribusi barang, ritel, juga industri strategis dan kesehatan.

"Untuk dunia usaha, kita mengatur bahwa kegiatan perkantoran dihentikan, kecuali beberapa sektor, ada delapan pengecualian itu," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, 7 April 2020.

Anies menyampaikan, sektor energi, contohnya pelayanan air, gas, listrik, hingga pompa bensin. Selain itu, sektor komunikasi, mencakup jasa telekomunikasi, hingga media.

"Kemudian untuk sektor ritel, itu sektor yang menyediakan kebutuhan keseharian, seperti warung, toko kelontong yang memberikan kebutuhan warga," tutur Anies.

Anies juga mengemukakan, sektor-sektor lain yang dipastikan tetap beroperasi, yaitu kesehatan, mencakup rumah sakit, klinik, serta industri-industri produk kesehatan, termasuk yang memproduksi sabun, juga disinfektan. Selain itu, organisasi sosial mulai dari LSM, BAZIS, juga lembaga yang turut menangani wabah Covid-19, turut diperkenankan untuk beroperasi juga.

"Tetapi semua harus melaksanakan kegiatan dengan mengikuti protap penanganan Covid-19. Artinya ada physical distancing, mengharuskan penggunaan masker, mengharuskan ada penggunaan cuci tangan yang mudah, dan melakukan cuci tangan yang rutin," ujar Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan DKI Jakarta akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana digariskan Keputusan Menteri Kesehatan efektif mulai Jumat, 10 April 2020. 

Anies menyampaikan secara prinsip, selama ini DKI Jakarta sudah melaksanakan pembatasan-pembatasan itu.

"Mulai dari seruan untuk bekerja di rumah, menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengalihkan belajar di rumah, menghentikan kegiatan peribadatan mengganti di rumah, pembatasan transportasi, semua sudah kita lakukan selam tiga minggu ini," kata Anies.

Topik Terkait
Terbaru