NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Semua Pasien Corona di RS Brimob Depok Kondisinya Membaik

Rabu, 8 April 2020 | 00:49 WIB
Oleh : Aries Setiawan, Zahrul Darmawan (Depok),
Foto :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan
Wakil Direktur RS Bhayangkara Brimob, Depok, Kompol dokter Arinando.

VIVAnews – Sebanyak 85 pasien terjangkit virus Corona (Covid-19) yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, kondisinya terus membaik. Jika tidak ada halangan, seluruhnya dapat segera pulang ke rumah masing-masing.

"Iya kondisinya bagus, stabil. Semua yang dirawat di Rumah Sakit Brimob saat ini kondisinya dalam keadaan baik. Saat ini kami menangani sekitar 85 pasien dan semuanya membaik secara klinis," kata Wakil Direktur RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua Depok, Komisaris Polisi dokter Arinando, Selasa, 7 April 2020.

Baca juga DKI Terapkan PSBB, Anies: Nikah Hanya di KUA, Tak Boleh Ada Resepsi

Namun demikian, mereka masih harus berada di rumah sakit untuk menunggu kepastian hasil swab. "Hasil swab ini kita masih menunggu. Ada dua proses hasil swab. Nah itu (dinyatakan clear) harus dua kali negatif, baru kita nyatakan sembuh. Ini kita masih menunggu," ujar Arinando.

Lebih lanjut, Arinando mengatakan, rata-rata yang dirawat di RS Bhayangkara Brimob, Depok, adalah pasien positif yang terdeteksi dari rapid test (pemeriksaan cepat). "Iya kebanyakan awalnya dari rapid test positif. Nah, ini kita sedang menunggu hasil PCR, hasil swab," katanya.

Arinando menjelaskan, setiap ada indikasi ke arah Covid-19, misalnya melalui rapid test, maka akan ditindaklanjuti dengan swab. Jika swab positif, maka akan dilihat klinisnya. 

"Jika klinisnya membaik, kita swab kembali. Kemudian, jelang 24 jam kita bisa swab lagi. Kalau dia dua kali negatif itu dia dinyatakan sembuh," ujarnya.

Ia mengungkapkan, tadinya ada sekira 100 pasien yang menjalani perawatan di RS Brimob Depok. Namun sisanya sudah pulang karena telah dinyatakan sembuh.

"Itu sudah beberapa hari yang lalu, kita menyatakan secara klinis membaik dan hasil rapid test negatif," kata Arinando.

Topik Terkait
Terbaru