NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Keji, Siswi SMA di Nias Selatan Dibunuh Lalu Diperkosa

Rabu, 11 Desember 2019 | 01:19 WIB
Oleh : Syahrul Ansyari, Putra Nasution (Medan),
Foto :
  • U-Report
Ilustrasi pembunuhan

VIVAnews - Polisi berhasil meringkus Tolonasokhi Halawa (27), pelaku pembunuhan seorang siswi kelas 3 SMA bernama L (20). Kemudian, diduga tersangka melakukan pemerkosaan terhadap korban yang sudah tewas dengan kondisi berlumuran darah.

Berdasarkan informasi yang diperolah VIVAnews, dugaan pembunuhan dan pemerkosaan dilakukan ?Tolonasokhi di Desa Hiwaebu Kecamatan Susua Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Jumat 29 November 2019. Desa itu, merupakan lokasi ditemukan jasad korban.

Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti, menjelaskan pada hari itu, sekitar pukul 19.00 WIB di lokasi kejadian, antara pelaku dan korban berpapasan saat jalan kaki.? L hendak pulang ke rumahnya.

Entah setan apa merasuki, pelaku memeluk korban dari belakang. Namun, L langsung memberikan perlawanan. Karena, di lokasi sunyi dan kawasan lahan pertanian warga serta tidak ada orang membuat Tolonasokhi melakukan aksi bejat ingin memperkosa gadis belia itu.

"Korban melakukan perlawanan dengan cara menunjang perut tersangka dengan kaki kanannya sehingga pelukan tersangka terlepas dan tas korban terjatuh. Kemudian, korban berbalik arah dan melakukan perlawanan dengan cara mencakar bahu sebelah kiri tersangka," tutur Gede kepada wartawan di Mapolres Nias Selatan, Selasa 10 Desember 2019.

Gede mengungkapkan karena korban terus meronta dan melawan. Pelaku dengan sadis menikam kepala wanita itu dengan pisau, yang disimpannya di kantong celananya.

"Untuk memastikan korban sudah tidak bernyawa, kemudian tersangka memiringkan tubuh korban kearah sebelah kanan lalu menutup mulut korban dengan menggunakan tangan kiri dan menggorok leher korban dengan menggunakan tangan kanannya hingga korban kehabisan darah dan tidak bernyawa," tutur Gede.

Terkait kejadian itu, polisi melakukan penyidikan dan menangkap dari tempat persembunyiannya di ?Desa Hilizoroilawa, Kecamatan Mazono, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Minggu pagi, 8 Desember 2019.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 340 Subs Pasal 338 Jo Pasal 351 ayat (3) Jo Pasal 365 ayat (3) KUHPidana dengan maksimal hukuman mati," kata Gede.

Topik Terkait
Terbaru