NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Kejagung Geledah Apartemen Tersangka Jiwasraya Benny Tjokrosaputro

Jumat, 17 Januari 2020 | 21:08 WIB
Oleh : Dedy Priatmojo, Bayu Nugraha,
Foto :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiono

VIVAnews – Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi pada hari ini, Jumat, 17 Januari 2020. Salah satunya apartemen milik Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Di daerah Kuningan yang diduga beberapa apartemen dimiliki atau didiami oleh tersangka BT," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat 17 Januari 2020.

Menurut Hari, penggeledahan tersebut untuk mencari barang bukti yang diduga terlibat dalam kasus dugaan kasus korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Jiwasraya (Persero). 

Hari menyebut terdapat beberapa tim dari Kejagung yang bergerak di lapangan. Namun dia belum bisa menyampaikan secara rinci. "Ada, masih bergerak. Mungkin belum saya sampaikan ya. Biarkanlah mereka bergerak, nanti kalau ketahuan dulu, hilang barangnya," katanya.

Di sisi lain, dia menerangkan mengapa tim Kejagung terus melakukan pelacakan aset dan barang bukti miliki tersangka yang terlibat agar bisa mengembalikan kerugian keuangan negara karena kasus ini.

"Penyidik dan tim pelacak aset juga bergerak untuk menemukan bukti-bukti ataupun barang bukti maupun aset yang nanti diharapkan dapat digunakan untuk mengembalikan keuangan negara," katanya.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Kelimanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup.

Kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya; Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.

Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto  Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ren)
 

Topik Terkait
Terbaru