NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Kejagung: Tersangka Baru Kasus Jiwasraya Tergantung Bukti

Kamis, 13 Februari 2020 | 21:35 WIB
Oleh : Hardani Triyoga, Lilis Khalisotussurur,
Foto :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta.
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.

VIVAnews – Pelaksana Harian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Ali Mukartono, membuka kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus Jiwasraya. Menurutnya, hal itu bergantung pada hasil pemeriksaan dan alat bukti.

"Tergantung hasil pemeriksaan dan hasil pengumpulan alat bukti ini menuju siapa," kata Ali di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.

Dia menjelaskan, dalam kasus ini, Panitia Kerja (Panja) yang dibentuk DPR bisa melibatkan hingga pihak perbankan. Menurut dia, semua pihak yang diduga terlibat bisa diminta pertanggungjawaban.

"Kan sudah kita minta komitmen, siapa pun yang terpenuhi unsur-unsur tindak pidananya, kita minta pertanggungjawaban. Jadi tidak terbatas pada si A dan si B saja. Bisa siapa saja. Pokoknya terpenuhi bukti, ya kita lanjut," jelas Ali.

Menurutnya, pihak perbankan bisa saja menjadi tersangka. Tapi, dipastikan dengan melihat alat bukti. "Kemarin sudah ditetapkan satu ya, dari 5 sudah nambah 1," kata Ali.

Ali mengatakan kasus ini masih belum selesai dan terus berjalan. Nanti secara keseluruhan akan dilaporkan pada persidangan.

Kemudian, ia menceritakan dalam rapat bersama Panja Jiwasraya Komisi III DPR hanya menjelaskan langkah yang dilakukan dalam kasus Jiwasraya ini.

"Kita laporkan bahwa jumlah saksi sudah diperiksa sekian, ahli yang sudah sekian, penelusuran aset sudah ketemu apa saja, dan penetapan tersangka sudah berapa dan sebagainya. Sebatas itu," tutur Ali.

Dalam skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung sudah menetapkan enam tersangka. Terakhir, status tersangka baru ditetapkan untuk Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Sebelumnya, ada lima tersangka yang ditetapkan Kejagung seperti Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan. (ase)

Topik Terkait
Terbaru