NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Pakar Hukum: Firli Bahuri Sudah Catut Nama Kapolri

Selasa, 18 Februari 2020 | 23:41 WIB
Oleh : Dedy Priatmojo, Edwin Firdaus,
Foto :
  • VIVA/Muhamad Solihin
Ketua KPK Firli Bahuri

VIVAnews – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kompol Rosa Purbo Bekti akhirnya membuat surat keberatan kepada pimpinan lembaga antirasuah.

Surat keberatan itu dilayangkan Kompol Rosa setelah mengetahui bahwa mutasi yang dilakukan Firli Bahuri Cs dilakukan secara sepihak tanpa sepengetahuan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai, polemik pengembalian Kompol Rosa ke Polri kibat Firli menyepelekan peran Polri dan KPK. Padahal Firli, meski menjabat Ketua KPK masih berstatus perwira tinggi Polri aktif berpangkat jenderal bintang tiga.

"Inilah akibatnya jika pejabat negara aktif di polisi yang juga jabat Ketua KPK. Ada kecenderungan menganggap enteng bahkan bisa mengecilkan peran lembaga," kata Fickar kepada awak media, Selasa, 18 Februari 2020.

Menurut Fickar hal tersebut menimbulkan konflik kepentingan sehingga Filri Bahuri bisa bertindak sewenang-wenang mencatut nama Kapolri.

"Sadar atau tidak sudah bertindak sewenang-wenang mencatut nama atasan yakni Kapolri," ujarnya.

Fickar mengapresiasi langkah yang diambil Kompol Rosa. Merujuk UU ASN, kata Fickar, seseorang bisa mengajukan keberatan melalui proses administrasi baik kepada pejabat yang mengeluarkan keputusan maupun kepada atasannya.

"Ini langkah bagus dan elegan dalam konteks negara demokratis yang memang menyediakan forum untuk ini melalui Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Fickar.

Topik Terkait
Terbaru