NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Produksi Ribuan APD, Siswa SMK Jatim Banjir Pujian

Selasa, 7 April 2020 | 01:00 WIB
Oleh : Edwan Ruriansyah, Nur Faishal (Surabaya),
Foto :
  • VIVA/Nur Faishal
APD buatan SMK Jawa Timur.

VIVAnews – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan alias SMK di Jawa Timur berpartisipasi dalam memproduksi alat pelindung diri (APD) bagi tim medis yang mengalami kelangkaan saat pandemi corona, seperti baju hazmat, masker, hand sanitizer, dan cairan disinfektan. Hal itu diapresiasi banyak pihak karena sangat bermanfaat untuk mencegah penyebaran virus corona covid-19.

"Saya bangga, sekaligus memberikan apresiasi kepada siswa SMK se-Jatim, baik negeri maupun swasta, karena sangat peduli," kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi, usai mengunjungi pembuatan baju hazmat dan masker di SMKN 6 Surabaya pada Senin, 6 April 2020.

SMKN 6 Surabaya memiliki jurusan atau kompetensi tata busana. Di sana, kata Wahid, setiap siswa bisa menghasilkan 3-5 buah baju APD. "Sampai hari ini, SMK yang ada jurusan tata busana yang sudah partisipasi membuat APD ada 48 SMK. Dari 48 SMK ini sudah menghasilkan 2.500 APD, dan sudah diperbantukan ke masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. 

Sebetulnya, masih sangat banyak SMK di Jatim yang mampu membuat APD, karena saat ini ada 235 SMK jurusan tata busana. Kalau per siswa bisa mambuat 3-5 APD, jika dirata-rata 30 saja per SMK per hari, maka ada 70 ribu APD yang bisa diproduksi oleh SMK. Kendalanya ialah pada ketersediaan bahan baku. 

Tak hanya membuat baju APD, SMK di Jatim juga sudah membuat jenis APD lainnya seperti masker, hand sanitizer, dan disinfektan. Saat ini, sudah 4,7 ribu hand sanitizer dan 4.800 liter disinfektan diproduksi siswa SMK di Jatim. "Sampai hari ini sudah 27 ribu masker yang diperbantukan ke masyarakat, khususnya Jatim," tandas Wahid.

Kepala SMKN 6 Surabaya, Bahrun, menyebut, semula pihaknya hanya menyiapkan masker. Tapi, karena kebutuhan baju hazmat tak kalah mendesak, maka kedua APD tersebut diproduksi di sekolahnya. Cuma, masalahnya memang di bahan baku. "Saya terima kasih juga kepada orang tua siswa," katanya. 

Topik Terkait
Terbaru