NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Jumlah Kasus Baru Corona di Jatim Turun, DKI Jakarta Naik Lagi

Rabu, 3 Juni 2020 | 18:54 WIB
Oleh : Mohammad Arief Hidayat, Anwar Sadat,
Foto :
  • ANTARA FOTO
Juru Bicara penanganan Corona COVID-19 Achmad Yurianto

VIVAnews – Juru Bicara Khusus Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengumumkan, penambahan kasus positif corona tertinggi ada di Jawa Timur dengan 183 kasus baru per Rabu, 3 Juni 2020. Namun, jumlah itu sebenarnya menurun dibandingkan jumlah kasus baru pada 2 Juni yang sebanyak 213 orang.

"Kalau kita breakdown lebih lanjut, maka sekarang ini jumlah penambahan kasus positif tertinggi kita dapatkan dari hasil pemeriksaan spesimen di Jawa Timur, yakni ada sebanyak 183. Meskipun jika kita bandingkan dengan hari kemarin ini ada penurunan," kata Yurianto, Rabu 3 Juni 2020.

Setelah Jawa Timur, jumlah penambahan kasus positif terbanyak kedua adalah wilayah DKI Jakarta. Ada penambahan kasus positif sebanyak 82 kasus dan itu adalah meningkat dari hari kemarin yang tercatat hanya 60 kasus.

Disusul kemudian Banten dengan 71 kasus yang meningkat dibandingkan kemarin. Selanjutnya Kalimantan Selatan 64 kasus yang juga meningkat dari kemarin.

Untuk dapat menurunkan angka penularan Covid-19, Yurianto meminta masyarakat untuk disiplin melaksanakan aturan pemerintah dengan memerhatikan protokol kesehatan. Masyarakat diminta bergotong-royong dan saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Menerapkan porotokol kesehatan, kata Yurianto, harus dilakukan atas kesadaran diri sendiri dan harus dilakukan secara konsisten. Jika masyarakat dapat melakukan cara tersebut, dia meyakini Indonesia akan mampu mengatasi Covid-19.

"Saudara, sekali lagi ini dibutuhkan komitmen kita. sebagian besar masyarakat kita sudah memahami ini, sudah menjalankan dengan baik. Tugas kita untuk saling mengingatkan keluarga kita, saling mengingatkan tetangga kita agar patuhi protokol kesehatan yang tlah ditetapkan. Dengan seperti ini maka kita bisa bersinergi, bergandengan tangan menghadapi covid-19 ini," ujarnya.

Topik Terkait
Terbaru