NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

PLN Siap Evaluasi 50 Anak Cucu Usahanya

Jumat, 13 Desember 2019 | 22:53 WIB
Oleh : Hardani Triyoga, Agus Rahmat,
Foto :
  • VIVA/M Ali Wafa
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani.

VIVAnews – Keberadaan anak dan cucu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjamur disorot. Salah satunya anak cucu usaha dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi itu. 

"Total PLN ya, anak hanya 11, kemudian cucu dan cicit. Totalnya ada 50," kata Sripeni, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 13 Desember 2019.

Dia memaparkan, PLN sebenarnya sangat selektif dalam membuat anak usaha. Kajian dan kelayakan harus benar-benar diuji. 

Banyak juga anak hingga cucu usaha BUMN yang tidak optimal. Maka itu, ia mengatakan, pihaknya akan mematuhi keputusan Menteri BUMN Erick Thohir untuk evaluasi itu. 

"Kami juga pastikan setelah pak menteri BUMN menyatakan begitu. Kami juga melakukan evaluasi apakah masih ada anak-anak perusahaan kami yang belum optimal kami lakukan evaluasi," tuturnya.

Evaluasi yang dilakukan terhadap anak cucu PLN, yang paling utama apakah usaha itu sehat atau tidak. Lalu, apakah usaha itu dianggap penting untuk tetap dipertahankan atau tidak. Anak cucu usaha PLN sebanyak itu, kata dia, adalah untuk mendukung usaha induk. 

"Enggak ada yang menyimpang, misal PLN punya hotel, enggak ada. PLN punya rumah sakit, enggak. Jadi PLN semua ini adalah kepanjangan dari proses bisnis PLN," katanya. 

Evaluasi terhadap anak cucu PLN itu, diharuskan rampung pada Februari 2020. Seperti apa hasilnya, Supeni mengatakan akan mematuhi segala keputusan Menteri Erick.

"Kita mendukung kok karena bagus untuk menyehatkan. Kita menyadari, PLN membentuk anak perannya harus bisa men-support, apakah dia bisa menurunkan cost secara keseluruhan, jadi diletakkan di anak," katanya. 

Topik Terkait
Terbaru