NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Menko Luhut Usul Asabri Dikelola Profesional

Jumat, 17 Januari 2020 | 15:21 WIB
Oleh : Daurina Lestari, Dinia Adrianjara,
Foto :
  • VIVAnews/Fikri Halim
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

VIVAnews – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pengelolaan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri, sebaiknya diisi dari kalangan profesional. Hal ini diungkapkan di tengah sorotan dugaan kasus korupsi Asabri senilai Rp10 triliun.

"Menurut saya Asabri ini nanti harus ditaruh orang-orang profesional untuk mengelolanya. Tak boleh hanya itu, karena Asabri maka isinya TNI atau ABRI saja. Mungkin akan dimasukkan orang profesional, bisa ditimbang juga TNI yang jadi profesional, yang ngerti kayak saya misalnya," kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat 17 Januari 2020.

Luhut mengatakan kalangan profesional perlu dilibatkan dalam pengelolaan dana Asabri, karena khawatir jika hanya diisi prajurit TNI biasa, akan dibodohi dengan permainan saham.

"Jadi jangan yang enggak mengerti, supaya enggak dimainin, dibodohi dengan permainan saham-saham ini. Nanti itu kan digoreng-goreng. Saham itu kelihatan kok. Saya pikir enggak bisa lari, pasti akan kena semua. Presiden meminta semua dibenahi, dengan teknologi sekarang enggak ada yang enggak bisa dilihat," ujar Luhut.

Sementara itu terkait nasib uang nasabah Asabri, purnawirawan TNI ini memastikan bahwa dana pensiun prajurit tetap aman. "Kalau uang prajurit, ini aman," ungkapnya.

Kasus Asabri menjadi sorotan usai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan adanya dugaan dugaan korupsi senilai Rp10 triliun. Pemerintah pun tengah berupaya mencari titik terang mengenai masalah ini dan memastikan keuangan asuransi PNS, TNI dan Polri itu tidak terganggu. 

Topik Terkait
Terbaru