NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Menteri Basuki Optimistis Pengembangan KSPN Labuan Bajo Rampung 2020

Senin, 20 Januari 2020 | 10:11 WIB
Oleh : Dusep Malik,
Foto :
  • VIVAnews/Dusep Malik
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kunjungi Puncak Waringin, Labuan Bajo.

VIVAnews – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, kembali mengecek proyek pengembangan destinasi super prioritas Labuan Bajo, di Nusa Tenggara Timur, Senin 20 Januari 2020.

Kali ini, lokasi yang dikunjungi ‘Panglima Infrastruktur’ RI ini adalah proyek penataan kawasan Puncak Waringin dan peningkatan Jalan Soekarno-Hatta di tengah kota Labuan Bajo.

Proyek ini diketahui adalah proyek tahap pertama yang sudah mulai dikerjakan pada pertengahan 2019. Dan segera dilanjutkan pada tahap kedua yang dikerjakan pada Februari 2020.

"Saya kira itu baru tahap pertama (pembangunannya). Memang segitu, karena kita mulai sudah pertengahan 2019. Itu 100 persen, tapi memang belum selesai," kata Basuki.

Ia menuturkan, kesan pertama yang dilihat dari pengerjaan proyek tersebut memang belum sesuai ekspektasinya, sehingga ia menilai masih perlu beberapa bangunan diperbaiki dan diganti.

Basuki pun menekankan, proyek yang dikerjakannya di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) haruslah bangunan yang memiliki artistik, sehingga memiliki nilai seni dan disegani para wisatawan.

"Saya lihat emang masih kurang rapi. Jadi ada beberapa yang harus kita ganti. Banyaklah, ada beberapa yang harus di-fine-tuning. Kita kan harus bina juga kontraktor. Tapi kan enggak boleh hasilnya seadanya. Ini mau dijadikan destinasi premium, jadi hasilnya harus artistik betul," tuturnya. 

Untuk itu, ia pun berharap pada pengembangan tahap kedua nanti, semua dapat diperbaiki, termasuk landscape-nya agar tidak mengecewakan wisatawan. Dan pada Desember 2020 sudah selesai semua.

"Jadi saya kira belum terlambat, bukan mengecewakan, tapi masih kurang puas saya melihat hasilnya itu. Karena sayang. Kalau buat foto memang bagus, tapi workmanship-nya itu masih perlu diperbaiki lagi," ujarnya.

Topik Terkait
Terbaru