NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

OJK Validasi 800 Rekening Efek yang Diblokir Diduga Terkait Jiwasraya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 19:21 WIB
Oleh : Raden Jihad Akbar,
Foto :
  • Raden Jihad Akbar/VIVAnews.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen.

VIVAnews – Otoritas Jasa Keuangan memperkirakan, proses validasi sekitar 800 rekening efek yang diblokir terkait kasus Jiwasraya akan selesai pada akhir bulan ini. Dengan demikian rekening efek itu sudah bisa kembali aktif diperdagangan bursa. 

Kejaksaan Agung sebelumnya  meminta otoritas bursa untuk memblokir 800 rekening efek terkait dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Pemblokiran dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan rekening mana saja yang terkait kasus tersebut. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengungkapkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk melakukan validasi tersebut. 

"Kami bikin time frame (Validasi) sampai akhir bulan, mana yang (tetap) diblokir mana yang tidak," ujar Hoesen di Bogor, Jawa Barat, Sabtu 15 Februari 2020. 

Dia mengatakan, validasi terhadap rekening efek itu harus dilakukan secara cermat dan tepat. Sehingga dia pun meminta dukungan oleh semua pihak terkait agar kooperatif dalam proses ini. 

"Saya juga mengimbau yang dipanggil datang verifikasi," tambahnya. 

Sebagai informasi, rekening-rekening efek yang diblokir diduga merupakan nominee yang merupakan atas nama tersangka dugaan korupsi di Jiwasraya.

Topik Terkait
Terbaru