NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Piala AFF 2020 Jalan Terus dan Dampaknya bagi Liga 1

Kamis, 26 Maret 2020 | 19:17 WIB
Oleh : Riki Ilham Rafles,
Foto :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.
Latihan Timnas Indonesia.

VIVAnews – Piala AFF 2020 dipastikan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, yakni 23 November hingga 31 Desember 2020 mendatang meski saat ini banyak kejuaraan yang berubah tanggalnya karena wabah virus corona. Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) sudah memastikan hal tersebut.

Piala AFF 2020 masih berjalan sesuai jadwal karena dianggap tidak terkena imbas dari wabah virus corona. Selain waktunya masih lama, sulit untuk memprediksi apakah wabah masih akan terus berlanjut.

(Baca juga: Virus Corona di Eropa Paksa Witan Sulaeman Pulang Kampung)

Namun yang kemudian menjadi tanda tanya adalah keberlangsungan Liga 1 musim ini. Baru berlangsung tiga pekan, tapi kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu dihentikan sementara waktu ini.

PSSI tadinya menangguhkan Liga 1 2020 selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret 2020. Kebetulan pada kurun waktu itu sedang jeda FIFA Matchday.

Kemudian PSSI mengeluarkan instruksi lanjutan. Mereka meminta kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator untuk menambahkan penangguhan Liga 1 sampai batas waktu yang tak ditentukan.

Alasannya karena wabah virus corona di Indonesia masih terus berlanjut. Pemerintah juga telah menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Tanpa penundaan, Liga 1 musim ini baru akan berakhir pada November 2020. Itu artinya begitu mepet dengan Piala AFF 2020. Lantas bagaimana jika dengan adanya penundaan ini, kompetisi berakhir lebih lama.

Bakal ada silang kepentingan antara klub dan Timnas Indonesia terkait dengan pemain yang dipanggil. Ini akan membuat rumit keadaan, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

(Baca juga: Giliran Olimpiade 2020 yang Jadi Korban Virus Corona)

Klub dipastikan bakal melawan PSSI jika pemain penting dalam tim dipanggil Timnas Indonesia. Sedangkan mereka amat butuh tenaga tim utama guna menyelesaikan kompetisi.

Manajer Persita Tangerang, Nyoman Suryanthara juga sudah mewanti-wanti masalah ini. Sebab, bukan cuma Piala AFF yang bakal jadi hambatan klub, tapi juga kontrak pemain yang rerata habis pada Desember 2020 mendatang.

"Kami memahami situasi ini. Makanya lebih baik bisa diselesaikan urusan domestik kita dulu," ujar Nyoman kepada VIVA beberapa waktu lalu.

Nyoman kemudian merujuk kepada beberapa kompetisi level internasional lainnya, seperti Piala AFC dan Liga Champions Asia. Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menangguhkan sementara.

Bukan tidak mungkin AFF bisa melakukan terobosan baru. Mengingat kondisi saat ini memang di luar perkiraan dan sangat butuh kreativitas untuk menemukan solusi terbaik. 

Piala AFF U-16 dan U-19 Ditunda

Untuk perhelatan Piala AFF U-16 dan U-19 yang rencananya digelar pada Juni hingga Agustus akhirnya ditunda. Menyusul kemudian Piala AFF Wanita U-18. Semua agenda itu sedianya akan berlangsung di Indonesia.

Presiden AFF, Khiev Sameth mengatakan, momen seperti sekarang ini benar-benar mengejutkan dunia. Dia ingin semua pemangku kepentingan dalam sepakbola untuk turut serta membantu. 

Karena itulah kemudian, untuk ajang AFF dalam waktu dekat akhirnya ditunda. Jangan sampai nantinya malah menjadi sebab penyebaran virus corona semakin marak.

“Ini adalah momen yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk seluruh dunia, termasuk keluarga dan komunitas sepakbola kami. Tapi kami akan melewatinya bersama. Namun, untuk melewati ini membutuhkan peran kita semua,” ujar Sameth.

“Karena risiko penularan penyakit di tempat berkumpulnya massa, seperti sepakbola akan sangat tinggi dan kami membuat keputusan untuk menunda. Jika diperlukan, membatalkan kompetisi demi meminimalisasikan kontak sosial dengan tujuan melindungi keselamatan dan kesehatan keluarga dan komunitas sepakbola kami,” imbuhnya.

Topik Terkait
Terbaru