NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

Jose Mourinho dan Kenangannya Bersama Tim Terbaik Eropa

Minggu, 3 Mei 2020 | 07:29 WIB
Oleh : Luzman Rifqi Karami,
Foto :
  • Fox Sports
Jose Mourinho saat menangani Real Madrid

VIVAnews – Sepanjang karier sebagai pelatih, Jose Mourinho sudah menangani berbagai klub. Sejumlah gelar dia persembahkan untuk FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United.

Namun, rupanya ada satu tim yang disebut Mourinho sebagai tim terbaik Eropa. Tim tersebut adalah Real Madrid di musim 2011/12.

Saat itu, Los Blancos diperkuat sejumlah bintang top. Dari mulai Iker Casillas, Sergio Ramos, Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil, dan Ricardo Kaka.

Pencapaian di level domestik yang membuat Mourinho berbangga. Saat itu, Madrid sukses menjuarai LaLiga sekaligus mengakhiri dominasi Barcelona dalam tiga musim terakhir.

Tak hanya itu, Madrid besutannya juga mencatat rekor gol terbanyak dan poin terbanyak dalam satu musim, yakni 121 gol dan 100 poin.

(Baca juga: PSG Juara Ligue 1 saat #DiRumahAja)

"Musim itu, Real Madrid adalah tim terbaik di Spanyol dan juga Eropa. Itulah mengapa, sulit bagi kami menerima harus disingkirkan Bayern Munich di Liga Champions," kata Mourinho dilansir Marca.

Mourinho juga menyoroti keberhasilan Madrid mengakhiri dominasi Barca. Pria yang kini menangani Tottenham Hotspur tersebut menilai itu merupakan hal yang penting.

"Mengakhiri dominasi Barcelona dengan mencatat rekor poin dan rekor gol membuat ini semakin menarik dan penting, karena kami mampu melakukannya dengan cara terbaik," tutur Mourinho.

"Bukan hanya karena kami menjuarai LaLiga, kami melakukannya dengan cara membuat sejarah," tegas pelatih asal Portugal ini.

Menangis di Liga Champions
Sayangnya, ada setitik noda di balik tim terbaik Eropa versi Mourinho ini. Los Blancos harus tersingkir secara menyakitkan di semifinal Liga Champions.

Leg 2 berlangsung di Santiago Bernabeu, 25 April 2012. Agregat sama kuat 3-3, sehingga pemenang harus ditentukan hingga adu penalti.

Pada kesempatan itu, tiga pemain bintang Madrid, Cristiano Ronaldo, Kaka, dan Sergio Ramos gagal menuntaskan tugas dengan baik. Alhasil, tiket ke final yang mereka inginkan lepas begitu saja. Bayern melaju ke final dengan kemenangan 3-1 lewat adu penalti.

Momen tersebut membuat Mourinho terpukul. Dia tak menyangka, tiga pemain bintang yang ketika itu diibaratkan monster dalam sepakbola dunia bisa gagal mengeksekusi penalti.

"Itulah sepakbola. Cristiano, Kaka, dan Sergio Ramos. Mereka adalah tiga monster sepakbola. Tidak ada keraguan tentang itu," ujar Mourinho.

Kekalahan dari Bayern membuat Mourinho menangis usai laga. Dia mengisahkannya sebagai satu-satunya momen menangis karena pertandingan sepakbola.

"Malam itu adalah satu-satunya saat saya menangis setelah pertandingan sepakbola. Saya mengingatnya dengan baik. Saya dan Aitor Karanka parkir mobil di depan rumah saya dan menangis," tuturnya.

Topik Terkait
Terbaru