NEWS

BISNIS

BOLA

SPORT

INDEPTH

CEK FAKTA: Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia untuk 3 Hari ke Depan

Rabu, 23 Oktober 2019 | 18:49 WIB
Oleh : Rizal Maulana,
Foto :
Cuaca ekstrem di Indonesia

VIVAnews – Sebuah pesan berantai tersebar di beberapa media, salah satunya adalah WhatsApp. Pesan tersebut berbunyi jika dalam beberapa hari ke depan Indonesia akan dilanda cuaca yang sangat ekstrem. Berikut kutipannya:

Assalamualaikum untuk kawan-kawan semua,.. mulai besok sampai 3 hari ke depan di harapkan kurangi aktifitas di luar rumah karena cuaca panas extreme melanda Indonesia untuk 3 hari ke depan.

Banyak minum air mineral dan multivitamin ya Bro...

Temperatur panas extreme yang terbaca oleh deteksi satelit hari ini, adalah di daerah:

Jakarta 38°C?

Depok 38°C

Serang Banten 44°C

Bekasi 38°C

Tangerang 44°C

Jogjakarta 40°C

Malang 44°C

Solo 45°C

Madiun 39°C

Magelang 39°C

Purworejo 40°C

Madura 42°C

Bali 45°C

Lombok 43°C

Riau 45°C

Pekanbaru 45°C

Batam 42°C

Makassar 43°C

Pare-pare dan bone 40°C

Papua Nugini, nyaris mendekati 50°C

Daerah lain masih dalam pantauan mitigasi klimatologi NASA.

Jaga kesehatan, pola makan, dan banyak minum air ya, Kawan. Panas extreme pemicu dehidrasi, malaria, tifus, campak, dan pelemahan sel jaringan otak.

Verifikasi Fakta

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mlati Yogyakarta angkat bicara. Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Reni Kraningtyas, S.P., M.Si memastikan jika pesan tersebut bohong atau hoaks.

Berdasarkan pengamatan BMKG, suhu maksimum dalam lima hari terakhir tercatat antara 31 sampai 36 derajat celsius. Dan suhu tertinggi tercatat terjadi pada tanggal 21 Oktober 2019, yaitu 36 derajat celsius.

Namun demikian, pihak BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk menghadapi masa pancaroba dengan melakukan beberapa hal. Pertama, mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti angin puting beliung. Kedua, mewaspadai kondisi yang tidak menentu yang bisa berpengaruh kepada kesehatan.

Mereka juga mengimbau untuk tidak langsung percaya dengan pesan yang beredar di media sosial, khususnya masyarakat Yogyakarta. Yang bisa dilakukan di antaranya adalah mengklarifikasinya kapada instansi terkait, dalam hal ini BMKG. Kedua adalah dengan tidak menyebarkannya, sehingga tidak membuat kepanikan berlebihan.

BMKG daerah Yogyakarta sendiri membuka layanan informasi selama 24 jam, yang bisa di akses di Call Center: 0274-2880151/52 atau di WhatsApp: 082242009760.

Fakta

Berdasarkan keterangan Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R Mulyono R Prabowo M, kepada VIVA.co.id, suhu di Indonesia tidak pernah mencapai 40 derajat celsius. Suhu tertinggi yang pernah tercatat adalah sebesar 39,5 derajat celsius di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada tahun 2015.

Sementara pengamatan di tiga stasiun BMKG di Sulawesi pada 20 Oktober, suhu tertinggi di Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38,8 derajat celsius, Stasiun Klimatologi Maros 38,3 derajat celsius, dan Stasiun Sangia Ni Bandera 37,8 derajat celsius.

Sementara BMKG mengimbau kepada masyarakat yang merasakan suhu panas akhir-akhir ini untuk minum banyak air putih. Mengenakan pakaian yang bisa melindungi kulit jika harus beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, BMKG meminta kepada warga masyarakat di beberapa daerah seperti Jawa, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan untuk mewaspadai potensi angin kencang.

Topik Terkait
Terbaru