Elit PPP Terpecah ke SBY, JK dan Prabowo

VIVAnews - Koalisi antara tiga partai yaitu Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan masih sebatas wacana elit PPP. Saat ini sikap elit partai berlambang Kabah itu malah terpecah ke tiga kubu.

Karenanya aspirasi elit PPP mengenai koalisi Golden Triangle akan diputuskan setelah Rapat Pimpinan Nasional PPP yang pelaksanaannya diputuskan dalam minggu ini.
 
Hal ini ditegaskan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di rumah dinasnya, jalan Diponegoro Menteng Jakarta, Minggu 12 April 2009.
 
"Kecenderungan elit politik (PPP) ada yang ke Pak SBY, Pak JK dan Pak Prabowo dan semuanya punya alasan tersendiri. Tapi itu masih sebatas wacana elit partai," katanya.
 
Keputusan resmi mengenai partai politik masih dalam formasi pimpinan wilayah (DPW) se-Indonesia. "Baru diputuskan Setelah Rapimnas. Mudah-mudahan hasil keputusannya (Rapimnas) paling lambat dalam minggu ini," tutur dia lagi.
 
PPP dan Partai Golkar, menurutnya, ibarat perusahaan terbuka yang membutuhkan suara pemegang saham (anggota partai) dalam menentukan keputusan-keputusan besar. "Beda dengan partai lainnya yang pemiliknya satu. Kalau diperusahaan seperti RUPS yang mengambil aspirasi dari bawah ," kata Suryadharma.
 
Pertemuan Pimpinan partai PPP dan Golkar, kata Suryadharma juga membahas hal-hal di masa muda Jusuf Kalla seperti saat JK masih muda, organisasi mustashar NU yang pernah diikuti, soal keluarga dan hal ringan lainnya. Dia menyebutkan pihaknya juga merencanakan akan bertemu dengan Partai Demokrat namun belum menentukan waktunya.

Usulan Kejaksaan Izinkan Lima Smelter Perusahaan Timah Tetap Beroperasi Disorot
Jemaah haji Indonesia mendengarkan khutbah Subuh jelang wukuf.

Cegah Informasi Simpang Siur, Jemaah Haji Diimbau Tak Bagikan Kabar Tidak Benar di Media Sosial

Menurut Direktur Bina Haji PHU Arsad Hidayat, jemaah haji diminta tidak asal membagikan informasi yang beredar di media sosial yang belum jelas kebenarannya.

img_title
VIVA.co.id
27 April 2024