Proyeksi Kredit 2009

Bank Pesimis Karena Pertumbuhan Ekonomi 5%

VIVAnews - Pertumbuhan kredit yang diperkirakan perbankan sebesar 15,6 persen atau lebih rendah dari perkiraan Bank Indonesia sebesar 18 - 20 persen karena perkembangan ekonomi global yang begitu cepat. Asumsi pertumbuhan ekonomi sangat menentukan dalam pertumbuhan kredit.

"Ini bukan karena bank pesimis," kata Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad di DPD, Senin 23 Februari 2009. Namun, dia melihat bank mengacu pada pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan lebih rendah.

Menurut dia, pertumbuhan kredit sebesar 18 - 20 persen mengacu pada asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen. Bahkan untuk pertumbuhan ekonomi global, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 0,5 persen dari 2,8 persen.

Muliaman memperkirakan perlambatan kredit akan terjadi hingga triwulan kedua 2009. "Kami akan mengkaji ulang bank secara individual, sebab kadang-kadang
mereka (bank) masih bisa menaikkan kreditnya," katanya.

Terkait laba perbankan yang turun pada 2008, Muliaman mengatakan hal itu disebabkan situasi krisis yang terjadi. "Laba masih dibukukan, CAR masih baik, NPL msh relatif rendah," katanya.

Usai Sepi Peminat, Pemerintah Kasih Gratis Konversi Motor Listrik
Menteri BUMN Erick Thohir

Kepemimpinan Perempuan di BUMN dan Cara BKI Lanjutkan Semangat Kartini

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan perempuan memiliki hak yang sama untuk mengejar dan mewujudkan cita-citanya.

img_title
VIVA.co.id
24 April 2024