Kadin Desak Pemerintah Cepat Cairkan Stimulus

VIVAnews - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi dan Media, Anindya N Bakrie mengatakan pemerintah tidak perlu takut mengucurkan stimulus.

Menurutnya, stimulus merupakan dana masyarakat dan pada akhirnya akan kembali lagi ke masyarakat juga. Sebab bagaimana pun dalam menghadapi krisis ini, menggelontorkan uang untuk memacu kegiatan ekonomi adalah hal yang penting. Kadin sangat mendukung upaya pemerintah dengan memberikan stimulus fiskal.

"Kita itu hampir 70 persen PDB adalah konsumsi domestik," ujarnya dalam diskusi peluncuran PPP Book di Bappenas, Rabu 25 Maret 2009. Sehingga bagaimana pun dana yang dikeluarkan oleh pemerintah, pasti akan kembali ke masyarakat.

Kadin melihat dalam upaya perbaikan ekonomi di masa krisis ini, pemerintah telah mengarahkan pada kebijakan yang benar. Kadin juga menyambut baik peluncuran buku PPPĀ  dan diharapkan bisa mendukung pembangunan infrastruktur.

Dana infrastruktur yang sampai 2014 mencapai Rp 1.429 triliun, kata dia, bisa menjadi penggerak ekonomi. Diperkirakan dengan kucuran dana yang besar selama lima tahun ini, sektor lapangan kerja yang tercipta bisa lebih banyak. "Ini memberi semangat tambahan investasi baru di Indonesia," katanya.

Hanya saja yang perlu dicatat adalah, dari total dana Rp 1.429 triliun, hanya sekitar sepertiganya yang bisa dikucurkan oleh pemerintah. Optimalisasi swasta diharapkan bisa dimaksimalkan melalui PPP book. "Kalau bisa dipercepat dan diharapkan supaya program infarstruktur ini sudah bisa dimulai apda kuartal kedua awal," katanya.

2.000 Hewan Ternak Dilakukan Vaksinasi Antisipasi Wabah PMK Secara Gratis
VIVA Militer: Pasukan milisi Republik Ossetia Selatan

Bukan Hanya Palestina, Ini 9 Negara yang Belum Diakui Keanggotannya oleh PBB

PBB memiliki anggota sekitar 193 negara. Namun, di luar jajaran negara-negara tersebut, terdapat setidaknya 9 negara yang belum mendapat pengakuan sebagai anggota PBB. 

img_title
VIVA.co.id
20 April 2024