Yudhoyono: Hati-hati Mengklaim Curang

VIVAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membantah bila dikatakan Partai Demokrat telah melakukan kecurangan dalam pemilihan legislatif 2009 kemarin.

"Hati-hati mengklaim, bagaimana caranya curang, tak pernah terlintas sedikitpun untuk melakukan kecurangan, khan ada bawaslu, panwaslu, KPU. Bagaimana bisa curang,?" tanya Yudhyono saat berbincang-bincang dengan wartawan di Cikeas, Minggu, 19 April. 

Kalau terjadi kecurangan, menurut Yudhoyono bagaimana dengan peran lembaga itu.

Pengamat sebut Hadirnya Anies dan Muhaimin di KPU Beri Legitimasi Hasil Pemilu

Menurut dia, semua ada masanya, sebab dari pemilu ke pemilu, tahun 2004 Golkar memperoleh 21% suara, sekarang 14% suara. Mungkin waktu itu masyarakat lebih memilih Golkar.

Tahun 1999, PDIP meroket tinggi, kepopuleran Megawati juga demikian. Mungkin waktu itu rakyat menginginkan seperti itu, tapi tahun 2009 PDIP turun. "Yah barangkali memang seperti itu," tuturnya.

Kemudian, tahun 2009 suara Demokrat naik, dan mungkin juga sekarang rakyat mau milih Demokrat. "Siapa tahu aja, dipemilihan berikutnya justru Demokrat yang turun," ujarnya. "Saya percaya pada kebenaran dan sistem yang bekerja,"

Prabowo-Gibran di Penetapan Presiden-Wapres Terpilih di KPU

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Temui Presiden Jokowi di Istana

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dan Gibran Rakabuming Raka, menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu malam, 24 April.

img_title
VIVA.co.id
24 April 2024