Menteri Muda Keuangan Inggris Temui Menkeu

VIVAnews - Menteri Muda Keuangan Inggris hari ini mengunjungi Menteri Keuangan Sri Mulyani. Kunjungan itu untuk mendiskusikan perspektif kedua negara menjelang pertemuan G20 di London, Inggris.

Menteri Muda Keuangan Inggris  Rt Hon Stephen Timms MP selepas kunjungan di Gedung Departemen Keuangan, Rabu 7 Januari 2008 mengatakan, kunjungan ke Indonesia untuk mendiskusikan perspektif kedua negara terhadap krisis finansial global  dan peran dari negara-negara anggota G20. 

Timms mengatakan, inilah waktu yang tepat untuk mempertahankan pertumbuhan, menjaga kemampuan dan menciptakan lapangan
kerja baru. Dalam penilaiannya, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki peran penting dan mitra strategis.

Pada kunjungan ini, tim dari  Inggris ini juga bertemu  para pakar ekonomi dan keuangan. Dia menilai Indonesia memiliki reputasi yang baik, demikian pula dengan menteri keuangan dan kebijakannya. Menurutnya, Inggris ingin lebih dekat pada pertemuan April agar stabilitas dan pertumbuhan global bisa tercapai.

Terkait pertemuan G20, Timms mengatakan, sebelum pertemuan kepala negara pada awal April 2009, akan didahului pertemuan setingkat menteri keuangan pertengahan Maret 2009.

Pertemuan negara G20 di London, disebutkan Timms merupakan kelanjutan dari pertemuan serupa di Washington, November 2008 lalu, yang mengagendakan bagaimana negara mengidentifikasi dan mengantisipasi pengaruh pergolakan finansial terhadap perekonomian.      

"Pertemuan tingkat presiden pada pertemuan G20 merupakan waktu yang tepat untuk membangun kerjasama untuk merespons goncangan finansial yang tak direncanakan (unprecedented) dan (unfolding) krisis ekonomi," katanya.

Prediksi Semifinal Piala FA: Coventry City vs Manchester United
Politisi DPP PKB, Daniel Johan

DPP Berani Ungkap Indonesia sedang Dilanda Krisis Paling Berbahaya

Ketua DPP BERANI, Lorens Manuputty menyoroti tiga krisis yang terjadi di Indonesia saat pelantikan tersebut. Menurut dia, Indonesia saat ini sedang mengalami krisis yang

img_title
VIVA.co.id
20 April 2024