Perusahaan Israel di Arena PRJ

Deplu: Penyelenggara Kurang Sensitif

VIVAnews – Satu perusahaan asal Israel ikut dalam pameran dagang di arena Pekan Raya Jakarta. Tak hanya anggota Dewan yang terkaget-kaget, Departemen Luar Negeri pun tak habis pikir mengapa hal itu sampai terjadi.

Bantu Israel Tahan Serangan Teheran, Menlu Iran Temui Menlu Yordania

Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, melalui Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan harus dicek siapa penyelenggaranya. ”Kalau betul itu melibatkan orang-orang Israel, berarti penyelenggara kurang sensitif soal Israel bagi masyarakat Indonesia,” katanya di Gedung Departemen Luar Negeri, Pejambon, Jakarta.

Departemen, katanya, belum tahu siapa dibalik kehadiran perusahaan Israel itu. ”Kami sedang mengecek,” katanya.

Cha Eun Woo Nyanyikan Lagu-Lagu Album Entity Saat Fan Concert di Jakarta

Soal sanksi bagi penyelenggara, kata Teuku Faizasyah, bukan kewenangan Departemen. ”Kita kembalikan ke Departemen Perindustrian,” katanya. Departemen Luar Negeri, tambahnya tak mengatur hubungan bisnis. Namun, Israel sebagai satu entitas memang sensitiif.

Pengusaha Israel, kata Faizasyah, bisa saja masuk ke Indonesia dengan paspor lain. ”Pemerintah tidak memberikan visa atau izin kunjung kepada Israel,” katanya. Selain Israel, Taiwan juga punya prosedur sendiri untuk mendapatkan visa.

Anak di Bawah Umur Diduga Dicabuli Saudara di Cengkareng, Begini Modusnya

Belajar dari pengalaman ini, Faizasyah mengatakan kalau ada yang mau mengundang pihak asing, sebaiknya berkonsultasi dengan Departemen.

Tujuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat telah mengirimkan nota protes ke Departemen Luar Negeri mengenai kehadiran perusahaan Israel dalam pameran dagang di arena Pekan Raya Jakarta. Mereka selanjutnya berencana mengirim protes yang sama ke Departemen Perindustrian.

Sandra Dewi dan Harvey Moeis

Masa Penahanan Harvey Moeis Diperpanjang, Kejagung Ungkap Alasannya

Adapun masa penahanan Harvey Moeis diperpanjang selama 40 hari ke depan mulai 16 April 2024.

img_title
VIVA.co.id
20 April 2024