Tanggul Situ Gintung Jebol

Korban Bertato Hati Belum Teridentifikasi

VIVAnews - Direktur Medik Rumah Sakit Fatmawati Dr Tini Sekarwati mengatakan, sebanyak 21 instalasi rawat darurat menampung 12 orang korban. Sebanyak dua orang meninggal dalam perjalanan yang kemudian dibawa langsung ke kamar mayat.

"Lima orang korban dibawa pulang keluarga. Lima orang lainnya masih dilakukan observasi," kata Tini dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Fatmawati, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Maret 2009.

Sementara Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah, kata Tini, menampung 21 korban meninggal dunia. Sebanyak 5 orang laki-laki dan 16 perempuan.

Tini menambahkan satu orang korban belum teridentifikasi.

Dijelaskan lebih lanjut oleh doketr ahli forensik, dr Andriani, korban yang belum teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki dan berusia antara 20 hingg 35 tahun. Memiliki badan atletis dan tinggi badan 170 sentimeter.

Korban juga berambut cepak, kumis dan jenggot tercukur dan alis tebal. Ciri khusus, kata Andriani, terdapat tato bergambar hati di lengan kanan korban.

Sepuluh korban meninggal sudah dibawa pulang oleh keluarganya. Sementara yang belum diambil keluarga dapat menghubungi call center Duty Manager 085959382708. Lalu Instalasi Forensik atau Perawatan Jenazah (021) 7660568.

Tini mengatakan, semua biaya perawatan korban dan jenxah gratis. "Tidak biaya apapun," katanya.

Chery Perluas Jaringan Diler di Kota Satelit Jakarta
Pemain Arema FC rayakan gol

Ini Hal Paling Diwaspadai Arema FC dari PSM Makassar

Arema FC menaruh kewaspadaan tinggi pada laga hidup dan mati melawan PSM Makassar. Laga

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024