BPD Diarahkan Jadi Bank Operasional I dan II

VIVAnews - Pemerintah akan mengarahkan Bank Pembangunan Daerah menjadi Bank Operasional I dan Bank Operasional II. Perubahan ini, menurut Direktur Jenderal Perimbangan Keruangan Mardiasmo agar BPD bisa berfungsi seperti Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia.

"Ini adalah kesempatan yang kita persilakan untuk dikompetisikan oleh BPD," ujar Mardiasmo di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis 29 Januari 2009.

BPD perlu didorong ke arah bisnis ini agar  'image kasir pemerintah'  yang selama ini melekat bisa berubah.  "Jadi BPD tidak hanya menerima transfer dari APBN berupa DAU dan DAK, tapi juga menerima pajak dan dana yang selama ini di split ke bank pemerintah lain juga bisa dilakukan BPD," ujarnya.

Untuk mencapai tujuan itu, Mardismo menyarankan bank membentuk konsorsium agar bisa lebih besar. Dengan begitu BPD benar-benar bisa berperan aktif dan menjadi andalan daerah.

Bank Operasional I adalah bank operasional mitra kuasa bank umum nasional di daerah yang menyalurkan dana APBN untuk pengeluaran non gaji bulanan, berfungsi sebagai kas negara.

Sedangkan Bank Operasional II adalah mitra kuasa bank umum nasional di daerah yang menyalurkan dana APBN untuk pengeluaran gaji bulanan dan penerimaan pajak negara.

Kapan Bumi Kiamat?
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Prasetyo Edi Marsudi.

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Perbaiki Kualitas APBD, Singgung Permukiman Kumuh

Ketua DPRD DKI menilai RKPD tahun 2025 tidak fokus.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024